• SMK NEGERI 1 BANCAK
  • Formation of Individuals with Character Based on Science, Technology and Faith and Piety

Dewasa Bukan Sekedar Umur

Literasi, 17 Oktober 2023

Umur tidak menjadi patokan untuk mengetahui kedewasaan seseorang. Bisa jadi kamu akan bertemu dengan orang yang lebih muda dari kamu, namun pemikirannya lebih dewasa dibandingkan orang yang berusia 30 atau 40 tahun.Kedewasaan tidak datang secara instan, tapi juga tidak bisa sekadar ditunggu begitu saja. Kamu harus melatih pola pikir dan sikap dewasa lewat berbagai proses kehidupan. Kuncinya adalah kemampuan dan keinginan untuk terus berproses memperbaiki diri menjadi lebih baik, dan open minded serta berkeinginan untuk belajar dalam setiap prosesnya.

Definisi Dewasa

Menurut Maslow, orang yang dewasa adalah orang yang dapat mengaktualisasikan dirinya yakni dengan mengenali potensi dalam dirinya dan telah menerima dirinya sendiri. Berbicara mengenai kedewasaan itu adalah hal yang sifatnya tidak konstan dan memerlukan proses. Selama hidup, manusia pasti mengalami permasalahan, seiring adanya masalah itulah adanya proses pendewasaan diri. Dewasa tidak hanya perihal fisik, melainkan dewasa secara emosi dan sosial.

Menurut seorang ahli psikolog perkembangan, Santrock (1999) orang yang tergolong dewasa muda berusia 20-40 tahun. Orang dewasa muda memasuki masa transisi secara fisik, intelektual, dan peran sosial (Dariyo, 2004).

Ciri Kedewasaan

Gordon Allport (1961) menggunakan enam kriteria untuk memberikan kedewasaan (atau kepribadian yang sehat). Berikut enam kriterinya:

  1. Perluasan diri, yakni dapat berkembang dibidang pekerjaan/ kehidupan keluarga
  2. Kemampuan untuk menghubungkan diri sendiri secara hangat dengan orang lain dalam kontak intim (cinta) dan non intim (kasih sayang).
  3. Keamanan emosional atau penerimaan diri, yaitu dapat mengenali dan mengatasi emosi diri sendiri
  4. Persepsi, pemikiran, dan penilaian yang realistis, yaitu melihat dunia sebagaimana adanya dan tidak menghindari kenyataan.
  5. Wawasan dan humor, yaitu mengenal diri sendiri dan mampu menertawakan diri sendiri.
  6. Filosofi kehidupan, yaitu pemahaman yang jelas tentang tujuan hidup.

Penyebab

Tentunya tingkat kedewasaan orang berbeda-beda, berikut faktor-faktor perbedaan kedewasaan seseorang:

  1. Faktor pola asuh orang tua. Orang tua yang menerapkan pola asuh yang baik akan membantu kedewasaan seseorang lebih baik disbanding pola asuh yang mengekang/otoriter/tidak peduli dengan anaknya.
  2. Faktor pengalaman. Tentu pengalaman seseorang berbeda dengan orang lain, hal-hal yang dilalui masing-masing individu dapat menjadi pelajaran individu tersebut.
  3. Faktor kepribadian. manusia adalah makhluk yang unik, kepribadian seseorang dapat mempengaruhi proses pendewasaan diri.
  4. Faktor lingkungan. Pergaulan adalah cerminan dirimu, pergaulan dapat mempengaruhi mindsetmu.
  5. faktor biologis. Ada beberapa orang yang tidak dapat mencapai kedewasaan karena permasalahan yang ada dalam tubuh.

Cara Menjadi Dewasa

Menua itu pasti dan menjadi dewasa itu pilihan. Bertambah usia namun tidak bertambah baik akan merugikan diri sendiri dan timbul penyesalan di akhir. Tapi tak perlu khawatir, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Dimulai dari sekarang tanpa perlu menundanya. Berikut cara menjadi dewasa:

1. Mengenali diri sendiri

ini berarti kamu melakukan introspeksi diri, mengenai kelebihan dan kekuranganmu. Hal ini akan membantumu untuk mengatasi kekuranganmu dan mengembangkan kelebihanmu.

2. Tetapkan tujuan

Jika Kamu tidak tahu apa yang Kamu tuju, bagaimana Kamu berencana untuk mencapainya? Orang yang dewasa dan bertanggung jawab menetapkan tujuan yang jelas. Penetapan tujuan memungkinkan Kamu menargetkan energi dan fokus pada aktivitas yang akan membantu mendorong Kamu menuju apa yang ingin Kamu capai.

3. Berlatih pengendalian diri

Mempelajari cara mengendalikan tindakan dan emosi Kamu adalah tanda kedewasaan. Ketika Kamu membiarkan emosi mengendalikan tindakan Kamu, segala sesuatunya bisa menjadi tidak terkendali dengan cepat. Belajar menganalisis dan mengelola perilaku Kamu bisa jadi menantang, tetapi dapat berdampak besar dalam hidup. Latihan berkomunikasi secara asertif daripada mengatakan hal berdasarkan emosi sesaat.

4. Tetap gigih

Kedewasaan adalah lari maraton, bukan lari cepat. Untuk menjadi dewasa dan bertanggung jawab dibutuhkan komitmen dan ketekunan. Menerima pertumbuhan pribadi adalah motivasi yang Kamu butuhkan untuk bekerja keras dan mengejar tujuan Kamu. Kesuksesan tidak diraih dengan cara instan melainkan dengan perjuangan.

5. Hormati pendapat orang lain

Orang memiliki pandangan berbeda walaupun topik sama. Menghormati keyakinan dan sudut pandang orang lain tanpa menghakimi adalah tanda bahwa Kamu memahami. Meskipun Kamu tidak setuju dengan pendapat seseorang, mendengarkannya menunjukkan bahwa Kamu dewasa dan berpikiran terbuka.

6. Membangun kepercayaan diri

Dibutuhkan rasa percaya diri yang kuat untuk mengelola semua bagian yang bergerak menuju kehidupan yang sukses. Jangan pernah meremehkan kemampuan Kamu dan mencintai diri sendiri apa adanya. Cara yang bagus untuk mendapatkan kepercayaan diri adalah dengan melakukan hal-hal yang berada di luar zona nyaman Kamu.

7. Akui kegagalan

Dalam kehidupan pasti ada proses jatuh bangun. Mengakui kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh akan memberi Kamu sikap yang benar dan akan mengajari Kamu bagaimana menjadi orang yang lebih kuat.

8. Mendengarkan lebih banyak

Berinteraksi dengan orang lain tidak selalu tentang bagaimana menanggapi mereka. Mendengarkan adalah tanda kedewasaan karena ketika Kamu mendengarkan, Kamu mengembangkan pemahaman yang lebih besar. Mendengarkan terlebih dahulu sebelum memaksakan pemahaman kita pada orang lain.

9. Hindari hal-hal negative

Negatif menciptakan berbagai emosi yang tidak akan membantu Kamu tumbuh. Orang yang dewasa dan bertanggung jawab biasanya bersikap positif. Kepositifan akan membantu Kamu melewati situasi sulit dan mengatasi rintangan yang harus dilemparkan hidup kepada Kamu. Termasuk meninggalkan lingkungan yang negative yang tidak mendukungmu ke arah yang lebih baik

10. Berkorban

Tanda kedewasaan adalah cukup bertanggung jawab untuk berkorban demi kebaikan orang lain, atau untuk masa depan tanpa ada kebencian. Orang yang bertanggung jawab memahami bahwa terkadang kepuasan perlu ditunda sekarang untuk mencapai hasil yang baik di masa depan. Dalam Bahasa jawa ada istilah “prihatin” yakni tidak bersikap berlebihan dan fokus ke hal penting.

11. Memberi

Memberi adalah tanda dari kedewasaan. Ketika Kamu memberikan waktu, pengetahuan, atau usaha Kamu kepada orang lain, itu menunjukkan bahwa Kamu telah mencapai tempat di mana Kamu mampu mengalihkan fokus Kamu dari diri Kamu sendiri ke orang lain.

12. Hindari gossip/hoax

Orang dewasa lebih mengutamakan objektif daripada subjektif. Berpikir dengan rasional dan realitas daripada percaya dengan perkataan tanpa fakta yang jelas. Semakin banyak bergosip ini akan menjatuhkan nilai dalam dirimu. Menceritakan kesalahan orang lain bukanlah hal baik, termasuk mempercayai hoax. Selektiflah dalam menerima informasi.

12. Memaafkan

Selama hidup tentunya kita pernah mengalami kekecewaan terhadap orang lain. Memaafkan adalah cara untuk dapat melanjutkan hidup dengan tenang. Tanpa memaafkan kita akan terus menerus terjebak di masa lalu dan ini tidak baik.

13. Jujur dan bertanggungjawab

Menjadi pribadi yang jujur dan bertanggungjawab adalah tanda kedewasaan. Tanpa adanya kejujuran kita akan merugikan orang lain, pun jika kita tak sadar dengan peran yang kita punya kita akan merugikan orang lain juga. Ini adalah etika penting dalam kehidupan.

 

Sumber:

Menjadi Dewasa Adalah Pilihan, Bagaimana Caranya? - Kampus Psikologi

Tanda pola pikir kamu sudah dewasa (kejarmimpi.id)

 

Komentar

Dewasa itu ketika kamu sudah yatim

Ojo berharap dicintai hebat Karo cah wedok seng ayu

TBSM BUTUH AC !!!!

komen diatas sok dewasa semua ALAY

TBSM Butuh di bangun????

Walah gos hos

Perkenalkan nama Saya floraa kakak agusssss

Emng boleh potongan sebatok itu, mas fat?

Ampun alay ah malu malu in tim

Sangat cocok sekali sekolah di SMK N 1 bancak

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KARAWITAN

Literasi,8 November 2023 Karawitan yaiku kesenian musik tradisional Jawa sing kawujud musik Gamelan. Kesenian Karawitan iki dikemas kanthi alunan instrument lan vokal sing becik d

08/11/2023 05:18 - Oleh Administrator - Dilihat 1199 kali
Uri-Uri Kabudayaan Jawi

Literasi, 18 Oktober 2023 Ing zaman sakmenika kathah tiyang utawi masyarakat Indonesia khususipun daerah Jawa Tengah sakleresipun kathah ingkang saged basa jawi ananging dipersani

17/10/2023 23:30 - Oleh Administrator - Dilihat 1179 kali
Koneksi Antar Materi 1.4

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh Perkenalkan saya Agung Nugroho, CGP Angkatan 9 dari Kab. Semarang Jawa Tengah. Pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan koneksi antar ma

14/10/2023 10:53 - Oleh Administrator - Dilihat 2215 kali
Positive Thinking [Berpikir Positif]

Literasi, 11 Oktober 2023 Adapun menurut Susetyo (1998), berpikir positif adalah kemampuan berpikir seseorang untuk memusatkan perhatian pada sisi positif dari keadaan diri, orang

11/10/2023 05:11 - Oleh Administrator - Dilihat 1472 kali
Mengenal Generasi Baby Boomers, X, Y, Z dan Alpha

Literasi 10 Oktober 2023  Istilah-istilah generasi ini digunakan untuk mengelompokkan orang yang lahir dalam rentang tahun yang berdekatan dan kondisi lingkungan yang sama. Sehing

10/10/2023 05:46 - Oleh Administrator - Dilihat 8881 kali
Sejarah Pancasila serta Maknanya

Literasi, 4 oktober 2023 Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali dan ditetapkan oleh pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada

04/10/2023 05:11 - Oleh Administrator - Dilihat 1709 kali
Manfaat Literasi untuk Pelajar

Literasi, 3 Oktober 2023 Literasi adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap individu, baik dari golongan anak anak, remaja, maupun dewasa sejak dini. Kemampuan literasi in

03/10/2023 05:40 - Oleh Administrator - Dilihat 8861 kali
Membangun Kebiasaan Positif dengan Hal Sederhana

Literasi, 27 September 2023 Ada tantangan baru yang harus dihadapi di tengah kebiasaan baru yang muncul, yaitu tentang bagaimana menerapkan kebiasaan baru yang sehat sebagai salah satu

27/09/2023 05:29 - Oleh Administrator - Dilihat 2157 kali
Bahaya dari Kecanduan Gadget dan Tips Menanggulanginya

Literasi, 26 September 2023  Orang yang kecanduan gadget (gawai) mungkin tidak menyadari bahwa dirinya sudah mengalami masalah kesehatan akibat terlalu sering menggunakan benda te

26/09/2023 05:31 - Oleh Administrator - Dilihat 3194 kali
Makna Kata Disiplin

Literasi hari selasa 19 September 2023 Terlintas di pikiran Anda? Kebanyakan orang akan menghubungkan kata disiplin dengan tata tertib, teratur, dan kepatuhan pada peraturan. Kata

19/09/2023 05:44 - Oleh Administrator - Dilihat 198 kali